Minggu, 01 Mei 2011

Israel dan Inggris Sebut Tewasnya Osama Kemenangan Besar

London - Sekutu Amerika Serikat (AS), Israel dan Inggris angkat bicara tentang kematian Osama Bin Laden. Kedua negara itu menyebut kematian Osama dalam operasi militer adalah kemenangan besar.
 
 


"Ini adalah kemenangan gemilang bagi keadilan, kebebasan dan nilai-nilai bersama bagi semua negara demokratis, yang berjuang bahu-membahu dalam penentuan melawan terorisme," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu seperti dilansir dari Reuters, Senin (2/5/2011).

Netanyahu pun memuji jerih payah AS. Pujian senada juga dilontarkan Perdana Menteri Inggris David Cameron.

"Osama bin Laden bertanggung jawab atas kekejaman teroris terburuk dunia yang telah diperlihatkan untuk 9/11 dan untuk banyak serangan, yang telah memakan ribuan jiwa, sebagian besar mereka adalah orang Inggris. Ini adalah kesuksesan besar bahwa dia (Osama) telah ditemukan dan tidak akan dapat lagi berkampanye mengenai teror global," tegas Cameron.

"Berita bahwa Osama bin Laden tewas telah membawa kelegaan bagi orang-orang di seluruh dunia," jelas Cameron.


Laporan dari Washington, DC
Rakyat AS Berkerumun di Depan Gedung Putih Rayakan Kematian Osama :
Endang Isnaini Saptorini - detikNews

Washington DC - Kabar kematian tokoh terorisme nomor wahid, Osama bin Laden, disiarkan secara live oleh semua televisi di Amerika Serikat (AS). Rakyat AS pun berkerumun di depan Gedung Putih, merayakan terbunuhnya Osama Bin Laden.

Rakyat AS pun berkerumun di depan Gedung Putih, merayakan terbunuhnya Osama Bin Laden. Getty Images

Siaran langsung oleh televisi-televisi AS ini dilakukan serentak hari ini, Minggu (1/5/2011) malam. Hingga saat ini, gegap gempita siaran-siaran langsung televisi AS itu masih terus berlangsung. Dari siaran-siaran itu, terlihat kegembiraan rakyat AS dengan berita kematian Osama.

Sementara di luar gedung putih, rakyat Washington DC mengelu-elukan kemenangan negaranya atas terorisme dengan yel-yel "USA..USA...". Hingga berita ini diturunkan, rakyat AS itu masih merayakan kematian Osama tersebut.

Mereka, terdiri dari kaum muda perempuan dan laki-laki, tampak bersuka cita atas berita kematian Osama. Selain menerikan yel-yel 'USA, USA', mereka juga membentangkan bendera AS.

Dari sumber-sumber yang memberitahukan Kantor Berita CNN, bahwa Osama tewas karena terkena bom yang dilancarkan tentara AS di sebuah rumah megah di luar Islamabad, ibukota Pakistan.

Osama bin Laden, pemimpin Al Qaeda yang sangat berjaya selama beberapa dekade adalah prioritas utama AS dalam pemberantasan terorisme, terutama karena peristiwa 911 yang menggegerkan dunia dengan robohnya gedung World Trade Centre di pusat kota New York, AS, 10 tahun yang lalu.

Saat ini AS masih menyimpan jenazah Usama Bin Laden dan hingga berita ini diturunkan, belum diberitahukan kondisinya. Yang jelas, kematian Osama ini sudah dipastikan dengan tes DNA. Presiden AS Barack Obama sebentar lagi akan menyampaikan jumpa pers terkait kematian Osama.

Menurut Bush, seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (2/5/2011), kematian pemimpin teror asal Arab Saudi itu menandai "kemenangan bagi Amerika."



Kabar kematian Osama bin Laden disambut sangat antusias oleh rakyat AS. Getty Images

"Pencapaian penting ini menandai kemenangan bagi Amerika, bagi orang-orang yang menginginkan perdamaian di seluruh dunia, dan bagi mereka semua yang kehilangan orang-orang yang disayangi pada 11 September 2001," kata Bush.

"Perang melawan teror terus berlangsung, namun malam ini Amerika telah mengirimkan pesan yang jelas: tak peduli berapa lama waktunya, keadilan akan ditegakkan," kata Bush dalam statemennya.

Semasa menjabat, Bush menjadikan pengejaran Osama sebagai salah satu prioritas pemerintahannya. Bush telah berulang kali menyatakan bahwa dirinya menginginkan Osama mati atau hidup.


 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar